@retno.alkhonsah
Tidak Lagi Objektif
Sampai detik ini aku masih belajar menetralkan hati dan perasaan atas diriku, agar lukaku tak semakin menganga.
karena... hmm iya, aku masih terlalu lemah dalam urusan hati. aku bisa memendam namun,
ah.. sudahlah Allah sudah obati luka ku ini tanpa dendam meski berbekas.
aku belum pernah menangis di hadapan Rabb-ku hingga terbit fajar dan sekeras itu. akan ada banyak surprise dari Allah setelah adanya ujian hidup. akan ada solusi yg tak pernah terfikir oleh fikiran manusia di setiap episode sekenario klimaks-Nya.
percayalah Allah tidak mungkin membiarkan hamba-Nya sengsara di sepanjang hidupnya.
@retno.alkhonsah
Belajar Yakin
Jika bukan dia, mungkin akan ada pengganti yg lebih baik.
tidak bisa dipungkiri akan ada satu nama yg sering kita sebut dalam gema doa yg indah.. percayalah dan bersabarlah, bahwa Allah pasti kabulkan doa-doa kita.
doa yg kita lantunkan dengan lirih nan syahdu tidak lupa disertai dgn rintihan dan isak tangis di malam yg sunyi..
jika yg kita inginkan blm juga Allah kabulkan, mungkin Allah sedang siapkan yg terbaik untuk kita.
atau mungkin doa kita yg terlalu memaksa atas kehendak-Nya.
@retno.alkhonsah
Suara Hati
bagi saya teori itu lebih mudah daripada praktiknya. "bersegeralah istighfar ketika proses maksiat itu berlangsung"
terkadang kita sadar kesalahan yg sudah kita perbuat. hanya saja kita sulit untuk berpindah karena kita sudah nyaman dengan kemaksiatan yg kita kerjakan.
tapi, coba lihat beberapa menit kemudian atau bahkan beberapa jam kemudian. rasa sesal dalam hati pun akan muncul.
jika memang seperti itu adanya, kita atau bahkan saya, bukan termasuk orang-orang yg bersabar dalam menjauhi kemaksiatan melainkan termasuk orang-orang yg sadar setelah melakukan kemaksiatan.
Jumat, 22 Desember 2017
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Membangun Barikade
Darah muda, darahnya para remaja begitu kata Bang Rhoma. pemuda itu biasanya dikenal karna ambisinya yang besar, absorbsinya yang tinggi, d...
-
quraners : Segala puji bagi Allah, Azza wa jalla, yang telah menurunkan AlQur’an sebagai tanda cinta untuk semesta alam. Dengannya All...
-
Allah tidak pernah kehabisan cara untuk membahagiakan hamba-Nya. dan tidak pernah pula kehabisan cara untuk menyatukan yg memang ditakdirka...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar