Darah muda, darahnya para remaja begitu kata Bang Rhoma. pemuda itu biasanya dikenal karna ambisinya yang besar, absorbsinya yang tinggi, dan idenya yang cemerlang.
Mengapa penting membangun barikade dalam diri pemuda ? karena ya itulah pemuda dengan segudang potensinya jika tidak dijalakan dengan hal-hal positif maka akan merusak prosesor pemuda itu sendiri.
Memang barikade dalam kamus Bahasa Indonesia berarti penghalang tapi hanya sementara. Lalu mengapa judul tulisan ini tidak Membangun Benteng saja ?
begini lho anak muda, barikade itu ibarat puasa atau bisa dianalogikan dengan menahan nafsu sendirian. jelas ini akan mudah roboh kan ? karna menjadi baik sendirian itu sulit pengistiqomahannya.
begini lho anak muda, barikade itu ibarat puasa atau bisa dianalogikan dengan menahan nafsu sendirian. jelas ini akan mudah roboh kan ? karna menjadi baik sendirian itu sulit pengistiqomahannya.
Sedangkan benteng ibarat mitsaqol gholidzo, iya sama halnya dengan menikah. tentu itu akan sulit untuk dirobohkan, karna itulah pentingnya kebersamaan dalam taat. bukankah kata Rasul Muhammad SAW "wahai anak muda, menikalah jika engkau sudah mampu...."
jika belum mampu ? yah sudah, bangun saja Barikadenya. mudengkan sampai sini ?
jika belum mampu ? yah sudah, bangun saja Barikadenya. mudengkan sampai sini ?
