Senin, 25 Desember 2017

Resah


Di suatu detik di saat hatiku mulai teringat dia, di saat itu pula keresahan hinggap di hati.
Di saat itu pula fikranku diluputi kebingungan.
Iya, memang. Jatuh cinta sebelum menikah adalah ujian.
Iya, memang. Aku masih belum bisa membuka hati untuk dia yg lain.
Aku yang masih subjektif, aku yang masih mendahulukan ego.
Sungguh ini bukan mauku,
Sering aku memohon kepada Rabb-ku untuk menghilangkan rasa ini, rasa yang jika terus dirasa akan mengumpulkan lebih banyak dosa.
Aku ingin memiliki cinta yang indah dalam hati. Cinta yang akan menghadirkan cinta-Nya pada kami berdua.
‘move on’ suatu kata yang mudah dikatakan tapi sulit untuk dilaksanakan.

Sungguh aku ingin perasaanku seperti dulu lagi, seperti sebelum dia datang dalam mimpiku~
-sekian-

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Membangun Barikade

Darah muda, darahnya para remaja begitu kata Bang Rhoma. pemuda itu biasanya dikenal karna ambisinya yang besar, absorbsinya yang tinggi, d...